Ketua Indonesia Air Traffic Controller (IATC), I Gusti Ketut Susila, mengatakan izin menurunkan ketinggian dari 10.000 menjadi 6.000 bagi pesawat Sukhoi SuperJet 100 oleh petugas ATC dikarenakan posisinya berada di wilayah latihan (training area). Sehingga, ijin itu bukan melanggar prosedur.
"Turunnya pesawat tidak bermasalah. Bahkan demonstrasi manuver diperbolehkan," ujarnya ketika dihubungi, Minggu (13/5).
Ia meyakinkan posisi jatuhnya pesawat SJ100 di luar wilayah training. "Saya yakin, turunnya di posisi aman," terangnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar