Dialah Putri Lingkungan 2010, Reisa Kartikasari, yang ikut mengindentifikasi potongan-potongan jenazah korban Sukhoi Superjet 100.
Di sela-sela tugasnya, Reisa
bercerita saat pertama kali bergabung dengan tim DVI. Adik dari
pengacara Muhammad Nazaruddin, dan mantan artis sinetron Dea Tunggaesti
itu mengatakan ia bergabung selepas lulus dari Fakultas Kedokteran
Universitas Pelita Harapan.
"Saya masuk sejak tahun 2009 sebagai staf forensik RS Polri," kata
Reisa ketika ditemui di RS Sukanto Polri, Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Kasus pertama yang ditanganinya adalah korban aksi terorisme bom di Hotel JW Mariot dan Ritz Carlton.
Reisa mengaku sempat syok menerima kenyataan yang dialaminya. Namun bekal semasa kuliah membuatnya kuat menjalani tugas tersebut.(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar