Seperti dikutip dari Reuters, para ilmuwan yang memindai otak dari para pelaku pembunuhan, pemerkosaan dan tindak kekerasan lainnya, telah menemukan bukti kuat bahwa mereka memiliki struktur tidak normal pada otaknya.
Sejumlah ilmuwan dari Institute of Psychiatry, King Collage London, mengatakan bahwa perbedaan pada struktur otak para psikopat, membuat mereka memiliki perilaku anti-social personality disorders (ASPD).
"Penelitian ini bermanfaat besar untuk menerapkan perlakuan yang tepat bagi para pelaku kejahatan tersebut," ujar Dr. Nigel Blackwood, yang memimpin studi tersebut.
Selain itu, studi tersebut menunjukkan bahwa psikopat memiliki kurang dari kadar empati, juga sangat kurang kadar di otak mereka untuk memahami emosi orang lain.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar