Tanpa tidur, manusia mudah marah dan menjadi tak efisien. Namun bagaimana tidur bisa menghapus hal-hal tersebut masih belum bisa dipahami. Kini psikolog Giulio Tononi dari University of Wisconsin-Madison mengaku memiliki jawabannya.
Teorinya, otak ‘me-reset’ dirinya sendiri dengan memutuskan koneksi yang ada agar saat bangun, orang menjadi ‘segar’ dan siap belajar dan memroses informasi. Saat tidur, aktivitas otak sangat kuat,
“Otak melakukan ini untuk membersihkan impresi yang tak diperlukan,” lanjutnya.
Seperti dikutipDM, ia mengatakan, tidur penting untuk mengatus ingatan baru dan membuat otak ‘melupakan’ ingatan yang dibutuhkan sehingga masih ada ruang untuk ingatan baru.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar