"Parasut berada di dalam satu boks kontainer yang merupakan survival kit kalau pesawat harus mendarat secara darurat," kata Korostiev melalui penerjemah saat jumpa pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Selasa (15/5).
Survival kit itu berisi minuman, makanan dan peralatan obat. "Adanya ledakan, banyak spare part pesawat banyak jauh dari tempat kecelakaan dan parasut secara otomatis terbuka," jelas dia.
Dia menjelaskan kalau parasut itu bukanlah alat untuk menyelamatkan diri pilot sebagaimana pesawat tempur.
"Parasut ada, tapi bukan untuk loncatnya pilot. Tapi bagian dari parasut yang membungkus survival kit. Bukan untuk alat eject-nya kursi pilot. Tapi sebagai survival kit, ketika mendarat darurat," ujar dia.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar