Kantong Jenazah tiba kurang lebih pada pukul 12.25. Kantong tersebut dibawa dari Lapangan Udara Halim Perdanakusuma dengan tiga mobil Ambulans berplat nomor B 3777 JQ, B 7232 IO, dan B 9772 HW. Plat nomor terakhir adalah ambulans milik Partai Gerindra.
Untuk saat ini, kantong jenazah sudah dibawa ke ruang forensik utama untuk dirapihkan dan diberi label per kantong. Usai dari ruang utama, kantong jenazah di bawa ke tenda Disaster Victim Identification untuk menjalani proses identifikasi. Belum diketahui ada berapa orang di dalam kantong Jenazah tersebut mengingat kondisi korban kebanyakan dalam keadaan tidak utuh.
Dalam proses identifikasi kali ini ahli DNA menjadi ujung tombak. Sebab kondisi korban kecelakaan sebagian sudah tercerai dari bagian tubuh lain.
Sukhoi Superjet 100 RA 36801 berangkat dari Landasan Udara Halim tanggal 9 Mei 2012 sekitar pukul 14.21 WIB dalam rangka uji coba. Namun pesawat tersebut hilang kontak sekitar jam 14.33.
Saat hilang, diketahui pesawat ada di titik koordinat 06.43 menit 08 detik Lintang Selatan dan 106.43 menit 15 detik Bujur Timur, di daerah Gunung Salak, perbatasan Kabupaten Bogor dengan Sukabumi, Jawa Barat. Pesawat tersebut, berdasarkan manifes, diperkirakan mengangkut 45 penumpang, enam di antaranya adalah warga negara Rusia.
Bangkai Sukhoi Superjet SJ 100/95 ditemukan hancur berkeping-keping di kawasan Gunung Salak Bogor. Terbang dan hilang kontak tanggal 9 Mei 2012.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar