Selebaran anti-Jokowi ditempel di tembok persis di pertigaan jalan Atthahiriah, Pejaten Barat, Sabtu (5/5). Selain ditempel, ada juga yang terserak di Jalan Attahiriyah menuju ke Jalan Samali daerah Pejaten Barat.
Pihak yang tak dikenal tersebut rupanya ingin mengadu domba Jokowi dengan bakal cagub lainnya Hidayat Nur Wahid. Sebab, kampanye hitam yang menyudutkan Jokowi tersebut ditempelkan pada selebaran sosialisasi Hidayat.
Selebaran gelap tersebut bertuliskan 'Tolak Jokowi, Tolak Pemimpin Haus Kekuasaan dan Tidak Amanah'.
Pihak pengedar juga menuliskan serangkaian alasan mengapa Jokowi harus ditolak di DKI. Di antaranya, kota Solo adalah kota korupsi terbesar ke-4 di Jawa Tengah. Angka kemiskinan di Solo selalu meningkat. Berdasarkan data pada 2009, orang miskin sebanyak 107. 000 jiwa dan meningkat pada tahun 2011 menjadi 130.000 jiwa. Solo juga pernah dilanda banjir bahkan Januari 2012 kediaman keluarga Jokowi dilanda banjir.
"Sebagai Wali Kota Solo Joko Widodo telah bersumpah di atas Alquran untuk menjalankan amanah rakyat Solo sampai 2015," tulis selebaran tersebut.
Warga setempat, Francis, 34, mengatakan tidak tahu kapan selebaran tersebut ditempel. Dirinya pun kaget melihat selebaran gelap tersebut yang menyertakan foto hitam-putih Jokowi.
"Saya baru lihat pukul 14.00 siang. Saya tidak tahu siapa yang sebar," ujar warga Pejaten ini.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar