Di bawah regulasi baru, alamat email individu yang digunakan di negara itu harus berakhiran iran.ir, post.ir dan chmail.ir. Regulasi ini kabarnya efektif berlaku mulai Senin (14/5) lalu.
Regulasi ini secara otomatif memblokir individu yang menggunakan Gmail, Hotmail atau penyedia email asing lainnya. Harian setempat mengatakan, organisasi pemerintah hanya akan diizinkan menggunakan alamat berakhiran .ir atau gov.ir.
Sementara itu, untuk universitas akan menggunakan alamat berakhiran .ir atau ac.ir. Pejabat Iran mengatakan, gerakan ini merupakan upaya pemerintah melindungi informasi penting.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar