"Apabila kami lihat dan telaah secara seksama, memang dalam beberapa tahun terakhir pemerintah telah gagal menjalankan peran dan kewajibannya. Negeri ini diliputi berbagai masalah yang tidak terselesaikan dengan baik dan terjadi hampir di semua bidang," kata Indra di Gedung DPR Jakarta, Kamis (21/6).
Dalam survei FFP, indeks negara gagal ditentukan lewat 12 indikator dan 100 subindikator, termasuk sosial, politik, ekonomi, dan hukum.
Menurut Indra, persoalan penegakan hukum masih menjadi pekerjaan rumah. "Rasa keadilan masyarakat dan kepastian hukum tercabik-cabik dan jauh dari harapan sebagai akibat perilaku menyimpang para penegak hukum," jelas Indra.
"Penegakan begitu lemah dan tebang pilih. Hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke bawah. Selain itu perilaku korup dan kasus korupsi terus marak merambah di seluruh lini," ujar Indra.
Selain persoalan penegakan hukum, masih banyak terjadi kejahatan dan kekerasan. Ditambah peredaran narkoba yang membuat rasa aman publik sangat terusik.
"Terutama masyarakat kecil dari tindakan perampasan hak dan kesewenang-wenangan para pemodal dan pada akhirnya membuat masyarakat frustasi dan berujung pada tindakan anarkisme dan konflik berkepanjangan," jelas Indra.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar