Bieber merasa tidak sanggup menahan tekanan dari munculnya pemberitaan tersebut. "Saya sampai ke titik, di mana saya berpikir 'saya tidak ingin melakukan hal ini. Saya hanya ingin menjadi normal'," kata Bieber kepada Fabulous seperti dikutip dari Digital Spy.
Bieber mengaku, saat itu adalah hari-hari yang sulit untuk dijalani. Ia harus menghadapi tuduhan keji yang membuat semua orang menatap tajam kepadanya. Momen berat itu, membuat dirinya merindukan kehidupannya sebagai orang biasa.
"Sulit karena saya belum pernah mengalami hal seperti itu. Pada saat itu terjadi, saya berada di Florida, jauh dari teman dan keluarga. Aku merasa sangat sedih," ujarnya.
Meski tuduhan itu sempat mengganggu dirinya, Bieber tidak menaruh dendam terhadap Yeater. Justru sebaliknya, ia merasa iba dengan wanita itu. Ia pun menjadikan kejadian itu sebagai pengalaman berharga baginya.
"Segala sesuatu yang menyakiti Anda, akan membuat Anda lebih kuat pada akhirnya. Anda harus belajar dari hal buruk yang terjadi," ujarnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar