Peneliti Astronomi dari Observatorium Bosscha, Dani Herdiwijaya, mengatakan berdasarkan data statistik, sejumlah gempa memang pernah terjadi dalam waktu yang berdekatan dengan fenomena gerhana bulan dan matahari, termasuk gempa yang menimpa Aceh beberapa tahun lalu.
"Gerhana adalah saat bulan, bumi, dan matahari, dalam keadaan sejajar. Kemungkinan ada gaya gravitasi yang menimbulkan pergerakan tanah. Tapi, memang tidak sebesar pengaruh yang ditimbulkan gesekan di tanahnya," kata Dani.
Gempa memang terjadi bersamaan dengan puncak gerhana bulan sebagian. Saat gerhana, bulan memasuki penumbra atau gerhana bulan penumbra pada jam 15.46. Kemudian bulan memasuki umbra atau momen gerhana bulan sebagian mulai pukul 16.59. Gerhana bulan sebagian mencapai puncaknya pada pukul 18.00 dan berakhir jam 19.07. Selanjutnya, gerhana bulan penumbra berakhir pada jam 20.20.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Maman Sulaiman, mengatakan gempa dirasakan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat, khususnya wilayah selatan.
"Kami masih pantau terus dua kecamatan paling dekat dengan Sukabumi, yaitu Gununghalu dan Rongga. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini," kata Maman saat dihubungi melalui ponsel.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar