.

Habibie Enggan Komentari Penyebab Jatuhnya Sukhoi Superjet 100

Sabtu, Juni 02, 2012


Sukhoi Superjet 100 (Foto:Wikipedia)
Jurnaldunia.com - Mantan Presiden RI BJ Habibie enggan memberikan komentarnya terkait peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, di Gunung Salak 9 Mei 2012. Habibie mengaku belum mau berspekulasi atas kejadian tersebut.

“Saya tidak mau berspekulasi dulu tentang itu, kita tunggu saja hasil dari black box-nya,” ungkap BJ Habibie di Gedung UKM Smesco, Jakarta, Sabtu(2/6//2012).

Habibie justru menyebutkan bahwa harus dibedakan antara pesawat tempur dengan pesawat komersil. “Pesawat sukhoi yang kita tahu itu kan adalah pesawat tempur, nah yang kemarin jatuh itu adalah pesawat sokhoi jenis komersil,”terang Habibie.

Dikatakan Habibie, ada perbedaan antara pesawat tempur dengan pesawat komersil. “Pesawat tempur safety, manufer seperti apapun tetap memperhatikan keselamatan awaknya, kalau pesawat komersil memiliki sifat beda,”ungkap Habibie.

Habibie mengatakan jika seseorang mampu membuat pesawat tempur. Belum tentu bisa membuat pesawat komersial. Contohnya Rusia atau Cina sangat jarang memiliki pesawat komersial. "Pesawat komersial hanya buatan Eropa dan Amerika Serikat," ungkap Habibie.

(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan

Hubungi Marketing Kami :
  • Email  : info@jurnaldunia.com
  • HP      : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation