.

Inilah Berbagai Fasilitas Yang Di Dapat Ani Yudhoyono Di RS Amerika

Rabu, Juni 13, 2012


RS bisa sediakan ustad bila Ani Yudhoyono minta
Jurnaldunia.com - Bicara fasilitas medis, Rumah Sakit Allegheny, Kota Pittsburgh, Amerika Serikat, tempat Ibu Negara Ani Yudhoyono dirawat saat ini sudah pasti moncer. Selain itu, rupanya ada beberapa layanan unik yang tidak semua rumah sakit menyediakan.

Berdasarkan situs resmi Allegheny www.wpahs.org, rumah sakit ini siap menyediakan pembimbing spiritual agar pasien makin cepat sembuh.

Buat sementara, konseling keagamaan buat pasien hanya ada untuk penganut Kristen, Yahudi, dan Katolik Roma. Namun pihak Allegheny bersedia mencari pembimbing spiritual sesuai agama pasien jika diminta, tentu saja termasuk ustad atau pemuka agama Islam setempat. 

Layanan kamar pribadi standar rumah sakit kelas satu. Ada televisi, sambungan Internet, jaringan telepon khusus bila diminta, serta perawat pribadi.

Bila ingin membaca, ada perpustakaan khusus yang melayani pengantaran buku ke kamar. Penerjemah profesional juga tersedia andaikan pasien kurang cakap berbahasa Inggris.

Selama di Amerika, Ibu Ani didampingi putra bungsunya, Edhie Baskoro Yudhoyono dan Ketua Tim Dokter Kepresidenan Brigjen Dr. Aris Wibudi. Pihak keluarga atau pendamping pasien ternyata juga mendapatkan layanan khusus dari rumah sakit, yaitu rujukan tempat makan terbaik selama tinggal di Pittsburgh.

Ibu negara Ani Yudhoyono menderita gangguan saraf di leher. Tim dokter kepresidenan RSPAD Gatot Subroto merujuknya ke Allegheny.

Hasil survei Lembaga Thomson Healthcare Reuters, Rumah Sakit Allegheny berada di jajaran 100 rumah sakit terbaik di Negeri Paman Sam itu. Bidang penangan saraf Allegheny bahkan dianugerahi status 'Blue Distiction' alias rujukan utama dua tahun lalu oleh Lembaga Kesehatan Highmark.

Biaya operasi dan perawatan tidak dijelaskan karena bersifat rahasia. Namun dari survei Spinal Cord Injury Statistical Center 2008, rata-rata pasien gangguan tulang belakang di Amerika mengeluarkan biaya hingga USD 1,3 juta per tahun, termasuk perawatan pascaoperasi.

Ibu Ani dijadwalkan naik meja operasi pada 15 Juni mendatang. Pada Maret lalu, Ibu Ani menjalani operasi pengangkatan kantung empedu oleh tim dokter kepresidenan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Namun untuk penyakit kali ini, dia harus berobat ke AS.

"Dokter kepresidenan memberikan rekomendasi, tidak memungkinkan dilaksanakan di dalam negeri," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (12/6).

(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan

Hubungi Marketing Kami :
  • Email  : info@jurnaldunia.com
  • HP      : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation