Seperti dikutip dari TechnologyTell, kini para perusahaan rekaman mencoba sebuah cara baru untuk melawan pengunduhan musik ilegal.
EMI,
Sony, Universal dan Warner kini berinvestasi dalam sebuah kelompok
anti-pembajakan bernama ProMedia. Organisasi ini bertujuan untuk mencari
para pelaku individual yang terlibat dalam pembajakan musik.
ProMedia
yang berbasis di Jerman tersebut, menggunakan metode 'mata-mata' yakni
seperti merekrut seorang pelajar untuk memata-matai pelajar lainnya.
Menurut
salah seorang pegawai ProMedia, saat ini perusahaannya telah merekrut
35 orang pelajar untuk melacak para pelaku pembajakan musik.
Negara-negara
seperti Selandia Baru, Perancis dan Amerika Serikat segera akan
mengeluarkan peringatan untuk pengunduhan ilegal. Sementara di Jerman
hukumannya jauh lebih berat.
Saking banyaknya
kasus-kasus seperti itu, bahkan ada pihak penegak hukum yang ikut
memeras para pelaku pembajakan, agar tidak dituntut.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar