Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar, mengatakan, meski ada moratorium PNS, pemerintah tetap melakukan perekrutan. Pemerintah mulai menarik PNS sesuai dengan kebutuhan. "Kami tidak mau gara-gara moratorium, malah nanti tidak ada dokter atau apa. Tapi, wajib buat peta jabatan," kata Azwar di kantornya, Jakarta, Rabu 20 Juni 2012.
Azwar menjelaskan, untuk pengangkatan, saat ini masih dalam tahap masa verifikasi data. Menurut dia, masih ada perdebatan mengenai kriteria bagi pegawai honorer kategori satu yang dapat diangkat.
"Pada waktu saya umumkan, sekitar 203 dari 500 daerah protes, sehingga saya minta verifikasi lagi sampai dua bulan," ujarnya.
Sementara itu, bagi pegawai honorer kategori dua, saat ini masih dalam pengkajian untuk diangkat menjadi calon PNS. Menurut dia, tidak menutup kemungkinan kategori itu diangkat, namun untuk tahun ini masih dalam pertimbangan.
Untuk proses tes masuk calon PNS, pemerintah akan bekerja sama dengan beberapa universitas di Indonesia. Untuk menghindari kecurangan, pihaknya akan menggandeng Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk mengawasi proses tersebut. "Kemarin masih ada yang tidak benar, karena tidak diawasi," ujarnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar