Alunan musik dari organ tunggal yang menghadirkan lagu 'Iwak Peyek' meramaikan suasana kampanye. Sekelompok ibu menyanyikan lagu dengan lirik dukungan untuk calon nomor satu.
Nara yang semula duduk, ikut berdiri dan naik ke panggung dan berdendang. Salah seorang timses Nachrowi "menyawer" salah seorang ibu yang menyanyi.
"Nomor satu, nomor satu, nomor satu pilihanku. Foke-Nara, Foke-Nara, Foke-Nara pilihanku," begitu lirik yang mereka nyanyikan.
Perwakilan Panwaslu Ciracas yang turut mengawasi proses Kampanye Nachrowi, Poltak Limbong, melihat aksi 'saweran' uang sebesar Rp200 ribu. Terkait apa yang terjadi itu, Poltak belum bisa memastikan apakah itu termasuk pelanggaran atau tidak
Ibu Ari Sumiati yang menerima saweran itu menolak bila hal itu dikatakan politik uang, dikarena uang itu hanya dibagikan kepada mereka yang bernyanyi.
"Uang Rp 200 ribu itu untuk yang nyanyi, itu bukan politik uang. Kalo politik uang itu dibagi-bagi ke semua orang, tapi itu dibaginya hanya yang nyanyi saja," jelas Ari.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar