Pelatih Denmark, Morten Olsen, melarang seluruh pemain Denmark merayakan kemenangan mereka di ranah dunia maya. Keputusan ini berlaku sejak April lalu. Langkah ini dilakukan guna ‘membungkam’ adanya kritik yang lebih vokal.
Di sisi lain, beberapa pemain sebenarnya merasa tak setuju dengan langkah ini.
“Saya tak setuju. Akan baik sekali jika para pemain bisa mengungkapkan isi pikirannya,” kata bintang Nicklas Bendtner, seperti dikutip ITP.
Namun ada pula pemain yang merasa tak keberatan dengan kebijakan ini. “Ada kalanya kami muncul tanpa Twitter dan kami yakin bisa melakukannya selama Euro,” kata penjaga gawang Thomas Sorensen (@TSorensen1) yang memiliki 20 ribu follower.
Dari kacamata Olsen, menurutnya, pemain bisa terpengaruh jika membaca terlalu banyak komentar yang muncul di jejaring sosial.
Bagaimana menurut Anda?
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar