Akibatnya, stamina terkuras. "Begitu sampai rumah langsung istirahat. Tidak ada waktu lagi bercengkrama. Sehingga rumah tangga kurang harmonis," kata pengamat perkotaan Nirwono Joga.
Penataan yang tidak tepat menyebabkan banyak hutan dan ruang terbuka hijau hilang. Padahal dua tempat ini menjadi sarana piknik.
Kedua tempat itu berpotensi menyatukan kalangan dari berbagai usia. Segala persoalan bisa melebur dalam suasana rileks. "Bandingkan dengan akhir pekan di mal. Yang ada bikin keluarga berantem," ujar Nirwono.
Dengan begitu, penataan yang lebih teratur memudahkan mobilisasi masyarakat, sehingga waktu yang terbuang di jalan bisa dikurangi.
Pertumbuhan ekonomi menjadi penyebab berikutnya. "Ini risiko kota yang sedang berkembang. Kebanyakan masyarakat mengejar materi. Semua dinilai dengan uang. Akibatnya akhir pekan dipakai bekerja. Padahal waktu ini harusnya digunakan untuk keluarga," kata Nirwono.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar