Insiden itu terjadi ketika Ilias Kasidiaris (31) yang berasal dari Partai Golden Dawn, menghadiri talk show pagi di sebuah stasiun televisi setempat. Hadir pula politisi wanita Rena Dourou dari Partai Syriza, yang merupakan rival politiknya, juga politisi Liana Kanelli yang merupakan Wakil Ketua Partai Komunis.
Saat perdebatan berlangsung seperti diberitakan news.com.au, Jumat (8/6/2012), Kasidiaris yang merasa tersinggung dengan komentar Rena, tiba-tiba menyerang politisi wanita tersebut. Rena mengomentari persidangan kasus Kasidiaris yang ditunda dan menuding Partai Golden Dawn justru membawa Yunani kembali ke masa lalu, tepatnya 500 tahun yang lalu.
Kasidiaris berdiri dari kursinya dan melempar segelas air yang ada di depannya ke arah Rena. Melihat aksi kekerasan ini, politisi wanita lainnya, Liana yang duduk di sebelah Kasidiaris ikut berdiri dan meneriakinya sembari melemparkan koran ke arahnya.
Kasidiaris yang mantan anggota militer ini kian naik pitam dan melampiaskan amarahnya kepada Liana. Dia menampar wajah Liana sebanyak 3 kali berturut-turut, sementara Liana berusaha melindungi dirinya. Sang pembawa acara Giorgos Papadakis berusaha melerai sembari berteriak 'Jangan!'. Namun sayang, upayanya gagal karena Papadakis kalah cepat dengan serangan Kasidiaris.
Pasca insiden ini, Kasidiaris pun terpaksa dikunci di dalam salah satu studio televisi tersebut. Tapi dia berhasil merusak kuncinya dan kemudian kabur keluar. Pihak kepolisian telah mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap Kasidiaris.
Kejaksaan setempat memerintahkan polisi untuk memburunya dan menahannya atas pidana penyerangan terhadap orang lain hingga luka-luka. Atas perbuatannya ini, Kasidiaris terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara atau hukuman denda.
Kasidiaris yang merupakan juru bicara Partai Golden Dawn ini memang dikenal sangat vokal dalam menentang isu-isu yang menyudutkan partainya. Secara terpisah, pihak partai membela Kasidiaris dengan menyatakan pria tersebut telah diprovokasi hingga berujung pada kekerasan terhadap kedua politisi wanita itu. wanita.
Diketahui bahwa saat ini, Kasidiaris tengah menghadapi kasus persekongkolan dalam perampokan bersenjata pada tahun 2007 silam, yang menewaskan seorang mahasiswa. Dalam persidangan, Kasidiaris telah membantah seluruh dakwaan. Persidangan kasus ini ditunda sementara hingga 11 Juni mendatang.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar