"Kita akan duduk bersama untuk membahas apa saja jadi prioritas untuk diungkap bersama," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Gories Mere usai memimpin gelar pasukan pengamanan event itu di Denpasar, Jumat (8/6).
Gories menjelaskan, selama 28 tahun sidang IDEC hanya digelar di negara kawasan Amerika dan Eropa dan baru kali ini digelar di Asia, khususnya Bali. "Jadi ini merupakan kehormatan besar bagi Indonesia," katanya.
Menurut Gories, terjadi dalam peredaran gelap narkotika lintas negara, dimana United Nations Office on Drug and Crimes (UNODC) mencatat terjadi peningkatan jenis amphetamine type stimulants (ATS) sebanyak tiga kali lipat, sedangkan jenis ganja dan heroin dua kali lipat.
Di sela pertemuan juga digelar pameran teknologi terkini pengungkap narkotika. "Banyak manfaat yang bisa kita dapat, terutama untuk membantu pemberantasan narkotika di negara kita," ujar Gories.
Pertemuan International Drug Enforcement Conference (IDEC) ke-29 itu akan berlangsung 12-15 Juni di Nusa Dua, Bali.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar