Para ilmuwan di Carnegie Mellon University mengatakan, sistem yang berhasil diuji ini akan mencegah sinar yang menggangu dan berbahaya yang dipantulkan dari lampu depan. Hal ini bisa terjadi melalui presipitasi yang mengarah pengendara.
“Jika mengendara di kondisi badai, lampu pintar ini akan membuatnya tampak seperti gerimis,” ungkap profesor robotic Srinivasa Narasimhan seperti dikutip UPI.
Sistem ini menggunakan kamera untuk melacak gerak hujan atau salju dan menerapkan algoritma komputer untuk meramalkan arah partikel dalam beberapa milidetik.
Setelah itu, lampu akan menyesuaikan diri dan mengiluminasi partikel pada posisi yang diramalkan.
“Salah satu hal baik mengenai sistem ini adalah, jika sistem gagal, tak ada bencana terjadi, hanya saja, lampu ini akan berubah menjadi lampu biasa,” pungkasnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar