Menurut dokumen pemerintah milik pihak FBI, beberapa teroris biasanya memiliki simbol tato tersendiri. Demikian seperti dikutip dari Mashable.
Untuk mewujudkan database tersebut, FBI pun kini sedang bekerjasama dengan Homeland Security Department, untuk mengembangkan teknologi tersebut, juga untuk menambahkan teknologi pengenalan wajah dan sidik jari.
Pihak FBI sudah meminta informasi database dari gambar-gambar tato para pelaku kejahatan.
Sampel database yang dikumpulkan selain dari tato, juga dari sampel contoh tulis, suara dan lain-lain.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar