Dalam wawancara itu, Hari meminta maaf kepada keluarga Aburizal Bakrie dan menyatakan keyakinannya bahwa keluarga Bakrie mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di Sidoarjo.
Menanggapi hal itu, Harto Wiyono, rekan Hari yang mendampinginya selama aksi jalan kaki dari Porong ke Jakarta, menyatakan kekecewaannya kepada Hari. “Saya kira, Hari sudah terbeli Bakrie, saya sangat kecewa,” kata Harto, Kamis (25/7/2012).
Harto mengungkapkan, selama ini dia mengenal Hari sebagai sosok yang baik dan tulus. Bahkan aksi keprihatinan dengan berjalan kaki selama berpuluh-puluh hari, kata Harto, adalah ide Hari. “Itu ide Pak Hari, saya tidak tahu kalau ada yang menyuruhnya,” kata Harto.
Dikatakan Harto, sejak memulai perjalanan tanggal 14 Juni 2012 hingga 8 Juli 2012 tak ada yang aneh dengan Hari. “Tapi setelah itu, tanggal 16 Juli 2012 saya sempat pulang ke Porong dan dia tetap di Jakarta, ketika saya kembali lagi ke Jakarta tanggal 23 Juli 2012 saya sempat bertemu dia di Kontras, Rabu sebelum dia wawancara, dia hanya pamit ke saya mau beli susu untuk cucunya, tapi setelah wawancara saya tidak bisa mengontaknya,” kata Harto.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar