.

Indonesia Belum Mampu Menggeser Posisi Brasil di Twitter

Kamis, Juli 05, 2012


Indonesia belum mampu menggeser posisi Brasil di Twitter
Jurnaldunia.com - Sampai saat ini para pengguna Twitter di Indonesia masih belum mampu menggeser posisi Brasil di Twitter. Dari sisi jumlah tweet, negara yang beribu kota Brasilia ini tetap menduduki peringkat kedua setelah Amerika Serikat. Menariknya, para pengguna Twitter di Brasil ternyata juga lebih berani "menyebutkan" lokasi mereka.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Oxford Internet Institute memperlihatkan kalau dari sisi jumlah tweet, Amerika Serikat masih menduduki peringkat pertama, diikuti oleh Brazil, Indonesia, Inggris, Meksiko, dan Malaysia.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam bentuk infographic ini memang tidak menyebutkan jumlah pasti tweet yang beredar dari tiap negara selama durasi penelitian. Meski begitu, jumlah tweet yang diwujudkan dalam bentuk kotak-kotak pada infographic tersebut cukup mudah dipahami.

Kurang lebih, menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di oii.ox.ac.uk ini, Indonesia hanya mampu "memproduksi" tweet sekitar sepertiga jumlah tweet yang muncul dari Brasil. Di saat yang sama, jumlah tweet yang muncul dari Brasil terpaut sedikit dari tweet "produksi" AS.

Infographic yang dipublikasikan tanggal 19 Juni ini tidak hanya melihat kuantitas tweet dari tiap-tiap negara. Para peneliti di Oxford Internet Institute juga melihat seberapa besar tren penggunaan geocode alias pencantuman lokasi pada setiap tweet.

Tweeps di Indonesia ternyata bukan termasuk pengguna Twitter yang rajin mencantumkan lokasi pada "kicauan" mereka. Negara yang paling rajin mencantumkan lokasi tweet justru adalah Brasil. USA yang menempati urutan pertama dalam hal kuantitas tweet pun masih kalah dibanding Brasil.

Yang menarik, selain Brasil, Malaysia ternyata juga termasuk negara yang rajin melepas tweet dengan informasi lokasi. Negara lain yang tidak termasuk rajin memproduksi tweet namun nyaris selalu mencantumkan lokasi tweet adalah Kuwait.

Sebagai catatan, Oxford Internet Institute hanya menghitung tweet dengan informasi lokasi antara tanggal 5 Maret dan 13 Maret 2012. Dari data yang terkumpul, mereka mengambil 20 persen (4,5 juta tweet) data secara acak dan mulai menganalisa.

Infographic yang disajikan ini memang tidak bisa sepenuhnya akurat. Kabarnya, dari semua tweet yang beredar di dunia maya, hanya satu persen saja yang mencantumkan lokasi.

(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan

Hubungi Marketing Kami :
  • Email  : info@jurnaldunia.com
  • HP      : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation