.

Inilah Bahaya Melahirkan di Usia Muda

Kamis, Juli 26, 2012

Jurnaldunia.com - Melahirkan di usia yang terlalu muda menimbulkan risiko kesehatan cukup serius bagi seorang perempuan. Salah satu ancaman yang patut diwaspadai adalah risiko kanker. Para ahli memperingatkan adanya ancaman kanker akibat proses persalinan usia dini melalui hasil penelitian terbaru.

Riset para peneliti di Keck School of Medicine, University of Southern California (USC) mengindikasikan, perempuan yang melahirkan di bawah usia 25 tahun memiliki risiko besar mengidap kanker endometrium. Sebaliknya, perempuan yang melahirkan di atas usia 40 atau lebih mengalami penurunan risiko kanker endometrium sebesar 44 persen.

Kanker endometrium adalah kanker yang menyerang endometrium atau jaringan yang melapisi rahim (rahim), dan merupakan kanker ginekologi yang paling umum di Amerika Serikat.

Veronica "Wendy" Setiawan, Ph.D., asisten profesor di Keck School, peneliti utama dari studi ini mengatakan, risiko seorang perempuan menderita kanker endometrium (dinding rahim) sebetulnya mulai berkurang setelah usia 30 tahun (sekitar 13 persen untuk setiap keterlambatan lima tahun kelahiran terakhir).

Dibandingkan wanita yang melahirkan sebelum usia 25 tahun, wanita yang memiliki anak pada usia 30-34 tahun dapat menurunkan risiko kanker sebesar 17 persen. Sementara pada perempuan rentang usia 35-39 tahun risiko penurunannya akan lebih besar, yakni 32 persen.

"Melahirkan anak pada usia yang lebih tua sebelumnya telah dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker endometrium. Ukuran penelitian ini secara definitif menunjukkan bahwa melahirkan di usia tua merupakan faktor protektif yang signifikan setelah memperhitungkan faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi penyakit ini - seperti berat badan, jumlah anak dan penggunaan kontrasepsi oral," kata Setiawan.

Penelitian didanai oleh National Cancer Institute, dengan mempelajari sebanyak 8.671 kasus kanker endometrium dan 16.562 peserta kontrol, yang semuanya berasal dari studi Epidemiology of Endometrial Cancer Consortium.

"Kami menemukan bahwa risiko kanker endometrium bisa ditekan dengan semakin matangnya usia ibu melahirkan. Hal ini menunjukkan bahwa perlindungan tetap ada selama bertahun-tahun," ujar Setiawan.

Setiawan mencatat, kanker endometrium menempati peringkat keempat sebagai kanker yang sering ditemukan pada wanita di Amerika . The American Cancer Society memperkirakan bahwa pada tahun 2012 sekitar 47.130 kasus baru kanker rahim akan terdiagnosis, dan sekitar 8.010 wanita akan meninggal akibat kanker tersebut.

Setiawan mengatakan, perlu penelitian lebih lanjut untuk menentukan mengapa melahirkan di usia tua memiliki efek perlindungan terhadap kanker endometrium.

(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan

Hubungi Marketing Kami :
  • Email  : info@jurnaldunia.com
  • HP      : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation