"Aku tidak pernah keluar malam, menjaga pola makan dan mengikuti program diet. Sebagai atlet, Anda dituntut disiplin dan bertanggung jawab. Juga jangan melupakan belajar meskipun Anda nanti menjadi pemain sepak bola," kata gelandang Barcelona tersebut.
Selain itu, usaha kerasnya juga disokong oleh dukungan yang diberikan kedua orang tuanya semenjak kecil. Dukungan tersebut, lanjutnya, yang justru mengantarnya menjadi pemain kelas dunia yang baru saja mengantarkan Spanyol menjadi juara Piala Eropa 2012.
"Keluarga mendukung seratus persen. Mereka menyempatkan mengantarku berlatih. Mereka selalu ada. Saya beryukur memiliki orang tua seperti mereka," tutur mantan pemain Arsenal itu.
Usai menuturkan kisahnya, Fabregas mencoba mengangkat kepercayaan diri anak-anak yang datang dengan mengatakan bahwa Indonesia memiliki generasi-generasi muda yang berpotensi besar menjadi pemain kelas dunia. Intinya, pemain berusia 25 tahun itu menekankan kerja keras sebagau kunci keberhasilan.
Fabregas pun menyempatkan diri bermain bola dengan belasan anak yang hadir. Sambil diiringi sorak-sorai fans Barcelona yang hadir, pemain yang kerap dimainkan sebagai "false nine" dalam Piala Eropa 2012 lalu menunjukkan kebolehannya dalam mengolah si kulit bundar. Dia pun tak henti-hentinya mengumbar senyum.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar