Permukaan Titan dipenuhi dengan aliran sungai yang berisi penuh cairan metan, bukan air. Seperti Bumi juga, permukaan Titan juga tak dipenuhi kawah seperti yang biasa tampak di bulan.
Permukaan es Titan kali pertama ditemukan oleh peneliti pada 2004 ketika pesawat antariksa Cassini Huygens yang mengorbit di Saturnus memasuki atmosfer bulan ini.
Taylor Perron, asisten profesor geologi MIT menyebutkan meski ada faktor yang menyulitkan, dia tetap berharap kesamaan antara Titan dan Bumi akan mencerahkan ilmuwan soal bagaimana permukaan bulan telah berubah dalam hitungan tahun. ''Memang bulan ini mirip Bumi meski ada kombinasi eksotis material dan suhunya.'
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar