Mengutip laman Mashable, untuk mencapai itu para insinyur NASA menggunakan smartphone Android yang belum dimodifikasi, untuk menampilkan sejumlah fungsi kunci satelit. Prototipe smartphone yang digunakan antara lain sejumlah smartphone HTC, Google Nexus One, dan Samsung Nexus S.
"Pendekatan ini memungkinkan para insinyur untuk melihat kemampuan yang disediakan teknologi komersial, daripada untuk mencoba mendesain teknologi yang dikustomisasi sesuai kebutuhan," demikian pernyataan NASA.
Total pengeluaran untuk prototipe satelit ini mencapai US$ 3.500. Tiga satelit diharapkan bisa diluncurkan, dengan menumpang penerbangan pertama roket Antares milik Orbital Science Corporation. Peluncuran akan dilakukan dari fasilitas milik NASA di Pulau Wallops, Amerika Serikat, beberapa waktu mendatang.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar