Rossi dan Lorenzo pernah berada dalam satu tim ketika masih di Yamaha pada 2008-2010. Waktu itu, "The Doctor" sukses menjadi juara dunia pada 2008 dan 2009, sebelum Lorenzo mengalahkannya di musim 2010 untuk merengkuh gelar pertamanya di kelas premier. Pada musim 2010 ini pun perjuangan Rossi mendapat hambatan karena cedera patah kaki.
Sekarang dia nomor 1 di tim, dan hubungan kami bagus. Saya menghormatinya, dan dia pun begitu. Saya yakin, bersama-sama kami bisa membentuk sebuah tim hebat untuk Yamaha.
-- Valentino Rossi
Kondisi yang kontras justru dialami Lorenzo, yang sedang mengincar gelar kedua. Pebalap Spanyol ini sangat dominan meskipun musim lalu dikalahkan pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, dalam perburuan gelar juara dunia. Tetapi pada musim 2012 ini, Lorenzo sedang dalam performa yang menjanjikan dan kini memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 23 poin atas rival terdekatnya dari Repsol Honda, Dani Pedrosa.
"Akan menarik. Sekarang situasinya sudah banyak berubah dibandingkan dengan 2008, ketika Jorge datang ke Yamaha," ujar Rossi di Indianapolis, Kamis (16/8/2012), menjelang GP Indianapolis.
"Sekarang dia nomor 1 di tim, dan hubungan kami bagus. Saya menghormatinya, dan dia pun begitu. Saya yakin, bersama-sama kami bisa membentuk sebuah tim hebat untuk Yamaha."
Juara dunia tujuh kali MotoGP ini menambahkan, dalam dua musim mendatang akan sulit baginya, terutama berusaha untuk tetap bersama Lorenzo, juga mengalahkannya. Pasalnya, saat ini Lorenzo merupakan pebalap yang sangat cepat.
"Tetapi saya perlu sebuah motor untuk menikmatinya (balapan). Saat ini dalam karierku, saya harus menikmatinya. Saya harus mencoba untuk bertarung dan senang ketika berada di trek balapan."
Rossi juga berpeluang menyamai rekor sepanjang masa milik Giacomo Agostini, yang meraih delapan gelar juara dunia di kelas premier. Mengenai kans itu, "The Doctor" tak mau terlalu fokus ke sana, karena baginya, yang terpenting saat ini adalah membuktikan bahwa dirinya masih merupakan seorang pebalap top.
"Tentu saja, gelar juara dunia merupakan sebuah impian," ujar Rossi mengenai musim 2013. "Dalam kondisiku sekarang, (kami) harus memahami jika saya masih seorang pebalap top, jika saya masih cepat, dan jika bisa bertarung untuk berada di barisan depan, jika saya masih bisa bertarung untuk naik podium.
"Saya tidak tahu, karena setelah dua musim seperti ini, tak ada orang yang tahu. Jadi, sebelum saya berbicara tentang kejuaraan, saya harus memahami jika saya bisa bertarung dari barisan depan, bertarung untuk podium. Setelah itu, kita akan melihatnya."
Peraih sembilan gelar juara dunia grand prix ini mengakui, Lorenzo sudah menjelma jadi pebalap yang sangat tangguh sejak mereka bersama-sama di Yamaha. Mantan juara dunia dua kali kelas 250 cc itu juga berada di level sangat tinggi, sehingga nyaris tak membuat kesalahan saat menunggang YZR-M1.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar