Dikutip dari AFP, Kamis (2/8/2012), PHK massal ini dilakukan karena turunnya penjualan televisi dan monitor LCD.
Sharp saat ini mempekerjakan 57 ribu pegawai di beberapa negara di dunia. Biaya operasi Sharp terus melonjak karena tingginya harga energi, tingginya nilai tukar yen, perlambatan permintaan global, dan ketidakpastian ekonomi global.
Karena kondisi itu, Sharp berencana untuk melakukan PHK terhadap 3.000 pegawainya di Jepang, dan 2.000 pegawainya di seluruh dunia.
Sementara para petinggi Sharp akan dipangkas gajinya sebesar 20%-50%. Juru bicara Sharp menolak untuk mengomentari berita tersebut. Sharp dikabarkan rugi sekitar 100 miliar yen (US$ 1,27 miliar) pada kuartal terakhir lalu.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar