Imam salat Id, KH Ahmad Zaini mengatakan dalam menetapkan 1 Syawal 1433 H kali ini, ia tidak menggunakan metode rukyat atau melihat bulan, melainkan berdasarkan perhitungan tanggal atau hisab. Cara hisab ini sudah menjadi kebiasaan warga setempat baik dalam menentukan 1 Ramadan maupun 1 Syawal.
“Menurut perhitungan puasa tahun ini dimulai pada hari Kamis, berarti 1 Syawal jatuh pada hari ini,“ ujarnya.
Selain itu, sambungnya, pelaksaan salat Id dilakukan hari ini karena warga telah menjalankan ibadah puasa selama 30 hari.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar