Kalau Anda sedang mengalami posisi serupa, simak tips putus dengan cara yang baik seperti yang dilansir dari She Knows ini.
Jangan menunda keputusanKalau Anda ingin segera memutuskan hubungan, lakukan saja secepat mungkin. Menunda dan berbohong pada pasangan bahwa semuanya baik-baik saja hanya akan semakin menyakitinya. Memang tidak mudah meminta putus. Namun jika Anda terus menghindar, Anda sendiri yang akan tersiksa bukan?
Jujur namun hangatDiputuskan pacar bisa sangat menyakitkan. Maka dari itu berikan pengertian pada calon mantan. Katakan sejujurnya apa yang Anda rasakan. Tetapi jangan sampai menyakiti hatinya. Hindari kata-kata yang membuat si dia semakin terpuruk.
Tetap tenangMeskipun Anda gugup, cobalah untuk tetap tenang saat memutuskan pasangan. Hal ini penting dilakukan untuk mengantisipasi si dia yang bereaksi berlebihan. Tidak ada gunanya ikut-ikutan marah. Jadi Anda sebaiknya tetap tenang demi menghindari situasi yang memperburuk keadaan.
Hindari menyerang pasanganMungkin alasan Anda minta putus adalah karena dia terlalu posesif atau bahkan sangat cuek. Namun jangan lontarkan kekecewaan dan kemarahan Anda padanya. Tujuan Anda bukan untuk memarahinya, tetapi mengakhiri hubungan Anda dengannya. Jadi lakukan dengan cepat tanpa mengungkit kekurangannya.
Setelah putus, ada baiknya Anda tetap berteman dengan mantan. Sebab bagaimanapun juga, Anda dan dia pernah saling menyayangi.
Jangan menunda keputusanKalau Anda ingin segera memutuskan hubungan, lakukan saja secepat mungkin. Menunda dan berbohong pada pasangan bahwa semuanya baik-baik saja hanya akan semakin menyakitinya. Memang tidak mudah meminta putus. Namun jika Anda terus menghindar, Anda sendiri yang akan tersiksa bukan?
Jujur namun hangatDiputuskan pacar bisa sangat menyakitkan. Maka dari itu berikan pengertian pada calon mantan. Katakan sejujurnya apa yang Anda rasakan. Tetapi jangan sampai menyakiti hatinya. Hindari kata-kata yang membuat si dia semakin terpuruk.
Tetap tenangMeskipun Anda gugup, cobalah untuk tetap tenang saat memutuskan pasangan. Hal ini penting dilakukan untuk mengantisipasi si dia yang bereaksi berlebihan. Tidak ada gunanya ikut-ikutan marah. Jadi Anda sebaiknya tetap tenang demi menghindari situasi yang memperburuk keadaan.
Hindari menyerang pasanganMungkin alasan Anda minta putus adalah karena dia terlalu posesif atau bahkan sangat cuek. Namun jangan lontarkan kekecewaan dan kemarahan Anda padanya. Tujuan Anda bukan untuk memarahinya, tetapi mengakhiri hubungan Anda dengannya. Jadi lakukan dengan cepat tanpa mengungkit kekurangannya.
Setelah putus, ada baiknya Anda tetap berteman dengan mantan. Sebab bagaimanapun juga, Anda dan dia pernah saling menyayangi.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar