Dirjen Pendidikan Menengah (Dikmen)Kemendikbud, Hamid Muhammad mengatakan pihaknya telah memiliki MoU dengan Polda untuk melakukan pengamanan di daerah rawan tersebut.
"Memang ada MoU dengan Polda, tapi kan biaya pendampingan sekolah yang bermasalah itu mahal. Masih belum dialokasikan penuh, tapi 2013 kita usahakan," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu 26 September 2012.
Sebagai langkah antisipasi, Kemendikbud akan terus melakukan pendampingan khusus kepada sekolah-sekolah yang berpotensi memicu masalah. "Tahun ini ada 37 sekolah yang kita dampingi, 25 SMA, dan 12 SMK. Tahun depan akan kita petakan seluruh Jabodetabek," ujarnya.
Kemendikbud juga telah membentuk Satgas untuk melakukan pelatihan dan evaluasi. "Itu akan kita dampingi terus, tidak akan kita lepas," ujarnya.
Berikut 11 titik rawan tawuran di Jabodetabek :
1. Terminal pemberhentian bus depan Stasiun Gambir
2. Terminal Pulogadung
3. Terminal Blok M dan pemberhentian bus Mayestik
4. Pemberhentian bus Pasar Baru Jalan Dr Soetomo (dekat gedung kesenian)
5. Pemberhentian bus Pintu Air dan dekat Istiqlal (depan gereja Katerdal)
6. Terminal Rawamangun
7. Pemberhentian bus Cililitan
8. Pemberhentian bus depan kantor pos pusat (Lapangan Banteng Utara)
9. Pemberhentian bus depan SMA Muhammadiyah (Jalan Kramat Raya)
10. Pemberhentian bus di persimpangan Jalan Gunung Sahari dengan Budi Utomo
11. Sekitar terminal dan pemberhentian bus Pasar Minggu.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar