"Selain kepada media massa, kami juga mengucapkan rasa terima kasih kepada nara sumber, pengamat maupun opinion leader yang telah memberikan pendapatnya secara jujur dan obyektif kepada Jokowi-Ahok saat diwawancari oleh teman-teman media," ujar Budi Purnomo Karjodihardjo, Koordinator Bidang Komunikasi & Media Center, Tim Kampanye Jokowi-Basuki dalam rilis yang disampaikan, Senin (17/9/2012).
Menurut Budi, pandangan positif layak diterima Jokowi dan Basuki karena keduanya memiliki latar belakang kinerja yang lebih positif. Selain itu, keduanya dengan didukung tim pemenangan telah melakukan berbagai bentuk pendekatan kepada berbagai lapisan masyarakat secara lebih tepat.
Karena itu, tim sukses berharap, gambaran positif tersebut akan berkontribusi dalam pilihan warga Jakarta pada hari pencoblosan nanti. "Semoga fakta yang sama ini juga terjadi pada tanggal 20 September nanti," kata Budi.
Ia menilai hasil tersebut obyektif. Apa yang disalurkan media massa merupakan representasi dari harapan warga Jakarta akan perubahan. Warga Jakarta adalah pemilih yang tergolong cerdas, pintar, serta rasional sehingga diyakini bisa menyaring informasi secara tepat.
"Jika dilihat dari survei tersebut, kami melihat bahwa kebanyakan narasumber, termasuk teman-teman media memiliki harapan besar untuk perubahan. Semoga perubahan nanti bisa lebih menyejahterakan warga Jakarta," sambung Budi.
Dalam menyikapi pemberitaan bertema SARA yang menghiasi kebanyakan media dalam dua bulan terakhir, Budi mengatakan Jokowi-Basuki memiliki filosofi khusus dalam menanggapi. Filosofi tersebut bersumber dari ilmu tanaman yang bisa dipelajari setiap masyarakat, yaitu ilmu pisang dan ilmu padi.
"Ilmu pohon pisang ini seperti mengajarkan bahwa buah pisangnya akan semakin tumbuh subur, pohon ini semakin besar dan tumbuh berkembang, meskipun dilempari sampah, setiap harinya dilempari aneka kotoran. Sedangkan ilmu padi, ini mengajarkan, untuk rendah hati. Karena itu kami yakin orang yang suka merendahkan diri akan ditinggikan derajatnya," jabar Budi.
AJI melansir hasil riset medianya beberapa hari lalu. Salah satu hasil riset yang dilakukan dalam periode 1 Juni 2012 - 13 September 2012 menunjukkan Joko Widodo masih unggul dalam perolehan berita foto, dan peliputan kandidat secara tunggal. Hasil riset juga menunjukkan pemberitaan Jokowi yang positif mencapai 810 berita dan pemberitaan negatif 172 berita. Sedangkan Fauzi Bowo mendapatkan berita 666 berita bernada positif dan 260 berita negatif.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar