Menurut Dr Boyke, homoseks dan lesbian bisa disebabkan oleh lingkungan keluarga atau pergaulan sekitarnya. ''Bisa diawali dari orang tua yang menghendaki anaknya laki-laki, ternyata yang diperoleh adalah wanita. Saat tumbuh sang bayi dibuat akrab dengan suasana laki-laki seperti pakaiannya, mainan dan sebaginya. Sehingga saat sudah dewasa, bocah perempuan tadi menjadi tomboy dan kemudian dapat terjerat jadi lesbi. Hal yang sama juga terjadi pada keluarga yang mengharapkan anak wanita, tapi justru mendapatkan anak lelaki,'' papar dokter bertubuh kurus tinggi ini.
Lebih lanjut Boyke menegaskan, kondisi lingkungan sekitar, seperti sekolah misalnya, juga memiliki andil yang besar. Sekolah yang hanya menerima murid laki-laki atau wanita saja akan mempengaruhi sikap anak didiknya terhadap lawan jenisnya. ''Karena mereka dalam proses berkembang, termasuk naluri seksualnya. Sehingga mereka harus bergaul dengan lawan jenis agar dapat tumbuh normal,'' ujarnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar