Para serdadu Jerman yang ditangkap, terdengar saling menyombongkan penembakan perempuan dan anak-anak yang dilakukan semata-mata untuk iseng. Demikian pula pemerkosaan dan pembantaian.
Namun tanpa mereka ketahui, intelijen Amerika Serikat (AS) dan Inggris menguping pembicaraan itu. Tanpa diketahui, AS dan Inggris membuat transkrip pembicaraan tersebut, yang kini disimpan di rak Arsip Nasional di Kew, Inggris.
Rekaman rahasia ini terlupakan, hingga satu saat dibongkar oleh sejarawan Sonke Neitzel, pada 2001 lalu. Neitzel menuangkannya dalam sebuah buku bertajuk ‘Soldiers; diaries of fighting, killing and dying’.
Tahun lalu, buku ini dipublikasikan di Jerman dan menjadi sensasi. Kini, Inggris akan menjadi tempat rilis selanjutnya, pekan depan.
Buku ini menjelaskan secara terperinci, apa yang ada dalam pikiran serdadu Jerman yang sudah dicuci otaknya. Mereka dibuat percaya secara fanatik, bahwa membunuh orang demi Nazi merupakan tindakan terhormat.
Mereka juga diajarkan untuk membunuh tanpa perasaan. Seperti seorang serdadu yang bercerita ia suka membunuh siapa saja selain Nazi. Terkadang perempuan yang sedang bertani dengan anak-anak kecil di sekeling mereka.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar