"Kalau penarikan ini dilakukan Polri apabila masa kontraknya belum habis, saya berpendapat ini adalah cara baru pelemahan terhadap KPK oleh Polri," kata anggota Komisi III DPR RI, Taslim Chaniago, di Jakarta, Sabtu (15/9/2012).
Menurutnya, pelemahan KPK oleh Polri dilakukan secara sistematis. "Saya menyaksikan komitmen Polri dalam menuntaskan tindak pidana korupsi. Penarikan penyidik ini sangat sistematis, akan merepotkan KPK dalam melakukan penyidikan, tentu banyak pekerjaan KPK akan tertunda karena 20 orang itu bukanlah jumlah yang sedikit," ungkap politisi Partai Amanat Nasional itu.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III, Tjatur Sapto Edy mengatakan, perseteruan antara KPK dan Polri harus diselesaikan sesegera mungkin.
"Kita harus beri ruang yang luas bagi KPK dan Polri untuk berdialog dan menyelesaikan perbedaan diantara kedua institusi tersebut. Kita berkepentingan agar kedua institusi ini kompak dan bersinergi positif melakukan pemberantasan korupsi sehingga bermanfaat maksimal bagi negara. Jangan sampai kita ikut memanaskan situasi karena hanya akan membuat pemberantasan korupsi tidak maksimal dan para koruptor akan tertawa puas," kata Tjatur.
Bareskrim Mabes Polri menarik 20 personel penyidiknya yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Beberapa dibantaranya tengah mengusut kasus dugaan korupsi Simulator SIM di Korlantas Mabes Polri.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar