"Ada 22 orang, bahkan bisa lebih," kata salah satu pengacara KPK, Haris Azhar, ketika ditemui di Kantor KPK, Sabtu, 6 Oktober 2012. Haris mengatakan, kerelaan dia menjadi pengacara tidak hanya untuk membantu Novel, tetapi juga kemungkinan terhadap penyidik KPK lain.
Juru bicara KPK, Johan Budi SP, mengatakan lembaga antirasuah ini menghormati upaya penegakan hukum terhadap Novel. Namun, KPK juga mempersiapkan sejumlah kuasa hukum untuk melindungi penyidik KPK itu. Selain Haris Azhar, Edwin Partogi, Hermawanto, Iskandar Sonhaji, Alexander Lay, dan Nurkholis Hidayat, juga ada sejumlah pengacara lainnya.
Kepolisian Jumat malam lalu berusaha menciduk Novel dengan menggeruduk gedung KPK, tempat Novel bekerja. Namun usaha ini akhirnya dapat digagalkan. Novel dituduh melakukan penganiayaan terhadap enam pencuri walet sehingga menyebabkan meninggal pada 2004. Kala itu, Novel menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal pada Polres di Polda Bengkulu.
Pimpinan KPK menduga tuduhan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap penyidiknya. Sebab Novel adalah penyidik berbagai kasus besar korupsi, seperti kasus korupsi simulator kemudi. Jumat lalu, Novel juga yang memeriksa tersangka simulator kemudi, Inspektur Jenderal Djoko Susilo.
Pengangkatan penyidik tetap KPK bermula ketika Polri tidak memperpanjang masa tugas 20 penyidiknya di Komisi. Sebanyak 15 orang memilih kembali. Lima lainnya memilih bertahan di KPK.
Meskipun Polri membantah, penarikan penyidik itu diduga terkait dengan kasus simulator kemudi yang sedang diusut KPK. Komisi sudah menetapkan dua jenderal polisi sebagai tersangka, Inspektur Jenderal Djoko Susilo dan Brigadir Jenderal Didik Purnomo.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar