Jemaah yang selalu berpakaian serba hitam dan identik dengan rambut dicat kemerahan ini menggelar salat Idul Adha di Desa Mawang, Kecamatan Bonto Marannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Lebih dari 500 jemaah
memenuhi tanah lapang di desa itu yang setiap tahunnya memang dijadikan
tempat pelaksanaan salat Idul Adha mereka.
Jemaah An-Nadzir meyakini hari ini sebagai Lebaran Idul Adha 10 Dzulhijjah berdasarkan perhitungan perjalanan bulan dari Dzulqaidah ke Dzulhijjah, serta dari tanda-tanda alam yang mereka pantau.
Jemaah An-Nadzir meyakini hari ini sebagai Lebaran Idul Adha 10 Dzulhijjah berdasarkan perhitungan perjalanan bulan dari Dzulqaidah ke Dzulhijjah, serta dari tanda-tanda alam yang mereka pantau.
“Sepuluh hari yang lalu
adalah pergantian bulan Dzulqaidah ke Dzulhijjah, sehingga idealnya hari
ini adalah 10 Dzulhijjah,” kata pemimpin Jemaah An-Nadzir Gowa, Ustadz
Luqman.
Khotbah Salat Idul Adha Jemaah An-Nadzir mengurai tentang makna dan hakikat dari perayaan kurban. Menurut Ustadz Luqman, berkurban adalah cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kurban juga merupakan bukti tunduknya manusia kepada Tuhannya, serta menjadi pertanda rasa syukur hamba kepada sang pencipta.
Usai melaksanakan shalat Idul Adha bersama, para jemaah yang berpakaian hitam-hitam lalu saling bersalaman satu sama lain.Khotbah Salat Idul Adha Jemaah An-Nadzir mengurai tentang makna dan hakikat dari perayaan kurban. Menurut Ustadz Luqman, berkurban adalah cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kurban juga merupakan bukti tunduknya manusia kepada Tuhannya, serta menjadi pertanda rasa syukur hamba kepada sang pencipta.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar