Juru bicara kepolisian Karlsruhe, Ralf Minet, menyatakan polisi bertindak setelah mendapat laporan dari sang ibu. Ia mencurigai anaknya sebagai pelaku, namun tak tahu kemana uang dibelanjakan.
"Kami tak tahu apa motovasi sang ibu untuk meminta polisi menahannya. Kami kira, dia ingin memberi pelajaran pada anaknya," katanya.
Kini, polisi masih melakukan penyelidikan siapa penadah perhiasan yang dijualnya. Mereka juga melakukan investigasi ke brotel tempat bocah ini berkunjung.
Prostitusi di Jerman dilegalkan, namun pengunjung harus berusia di atas 18 tahun. Pengelola rumah brotel mengaku pernah kedatangan tamu anak-anak, namun mereka mengusirnya. Tak jelas apakah yang diusir bocah yang mencuri perhiasan atau bukan.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar