Tudingan itu dilontarkan warga Desa
Marco, Provinsi Beni Suef, sebelah selatan Ibu Kota Kairo, Mesir. Kedua
bocah itu dinilai tekah menghina kitab suci umat Islam tersebut. "Mereka
ditahan dengan tuduhan melecehkan agama," ujar kuasa hukum Mina dan
Nabil, Gamal Eid, seperti dinukil Reuters, Kamis (4/10).
Seorang warga desa yang tidak disebutkan
identitasnya mengaku melihat kelakuan Mina dan Nabil, Senin (1/10)
kemarin. Mereka merobek Alquran kemudian mengencinginya di depan masjid
setempat.
Melihat kelakuan kurang ngajar kedua
bocah tersebut, saksi mata langsung naik darah. Ia kemudian menyerahkan
Mina dan Nabil ke pendeta agar dihukum. Tapi, saksi mata tersebut tidak
puas karena hukuman yang diberikan pendeta dinilai masih kurang. Ia pun
memutuskan menyerahkan kedua bocah tersebut ke polisi.
Hingga kini belum diketahui pasti alasan
dua bocah nakal itu melecehkan Alquran. Namun, beberapa warga desa
mengatakan keduanya sedang bermain dan tidak dihasut siapapun untuk
melakukan hal tercela tersebut.
Warga setempat menudiing jaksa penuntut
umum lamban bertindak sampai memerlukan investigasi sepekan. Insiden itu
sempat memanaskan desa tersebut. Guna mencegah pertikaian, sejak Selasa
(2/10), polisi memperketat keamanan. Kebijakan memperketat keamanan
menyusul warga muslim mulai berkumpul di sekitar kantor polisi tempat
Mina dan Nabil itu ditahan.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar