.

Inilah Empat Cara Cegah Tawuran Pelajar

Rabu, Oktober 03, 2012


Siswa SMA 70 membawa karangan bunga duka cita di lokasi terbunuhnya siswa SMA 6, Alawy Yusianto, di Jakarta, Senin 1 Oktober.
Jurnaldunia.com - Banyak sebab para pelajar sering tawuran. Dari aksi balas dendam, kurangnya penyaluran kreativitas, hingga perseteruan yang diwariskan dari para senior mereka. Permasalahan seperti ini harus bisa diselesaikan agar tak memakan korban yang lebih banyak lagi.

Pakar pendidikan Arief Rachman memberikan tips empat cara sebagai kunci mengatasi tawuran antarpelajar.

Pertama, pola asuh rumah tangga harus demokratis, jangan otoriter, jangan pula terlalu memanjakan anak, serta jangan terlalu menekan.

Kedua, pihak sekolah harus cepat mengidentifikasi masalah yang ada dan cepat menanganinya. “Jangan sampai kecolongan," kata Arif dalam pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya, Mendikbud, dan 75 Kepala Sekolah se Jadetabek di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa malam, 2 Oktober 2012.

Ketiga, keterlibatan masyarakat. Setiap masyarakat jangan pernah mengatakan bahwa pendidikan hanya tanggungjawab pemerintah. Dia meminta agar masyarakat tidak acuh ketika ada pelajar terlibat tawuran.

Terakhir, yakni harus bangga kepada bangsa Indonesia. Arief prihatin dengan masyarakat Indonesia saat ini yang lebih banyak mengeluh ketimbang bersyukur kepada Tuhan. “Kenapa kita lebih senang mengeluh, ketimbang bersyukur? Berhenti caci maki," katanya.

Guru juga harus lebih apresiatif kepada siswa, menghormati setiap mimpinya, dan yang terpenting bangga sebagai bangsa Indonesia.

(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan

Hubungi Marketing Kami :
  • Email  : info@jurnaldunia.com
  • HP      : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation