Susi dilaporkan Abdul Azis Hasan ke polisi, Rabu (3/10) dengan tuduhan penggelapan. Azis menuduh Susi menggelapkan sebuah mobil Jeep, yang ia pinjamkan kepada Limbad.
"Padahal waktu Pak Aziz kasih mobil, ada Limbad, ngasihnya tanpa BPKB. Dan Limbad yang menyuruh anaknya, Dhika dan sopir membawa ke Tegal," ujar Susy, seperti dikutip dari sebuah media online.
Susi tentu saja tak terima dengan tuduhan tersebut. Menurut Susi, ia sama sekali tak berniat untuk menahan atau memiliki mobil tersebut.
"Tiba-tiba hari Selasa (2/10) Aziz Hasan telepon minta mobilnya, tapi berhubung lagi ribet, saya nggak sempat angkat teleponnya," jelasnya.
"Waktu Aziz kasih mobil ada Limbad, jadi waktu minta harusnya ada Limbad lagi. Eh, kok Rabu dilaporkan ke polisi," sambung Susi.
Susi geram dengan laporan tersebut. Menurutnya, kasus tersebut sengaja dimunculkan untuk menjatuhkan namanya.
"Ini keterlaluan. Makanya malam ini saya menuju ke Tegal hendak mengambil mobll yang telah Aziz berikan pada Limbad. Mobilnya tidak ada yang menggunakan. Mobil Hard Top tahun 1983m mobil tua, akinya rusak," katanya.
"Tidak ada penggelapan, apalagi sampai minta uang Rp200 juta. Saya sudah telpon Pak Azis dan beliau tidak masalah," terangnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar