"Barang-barangnya Limbad untuk mencari nafkah juga dirusak oleh Susi. Barang-barang yang ada di rumahnya," ungkap Elza Syarief, selaku kuasa hukum Limbad saat dijumpai di kantornya di kawasan Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Senin (1/10).
Akibatnya, kerugian Limbad secara materi tidak sedikit, sekitar Rp 25 juta. "Antara 15 sampai 25-an juta rupiah ya. Karena itu kan peralatan hari-hari bekerja, padahal Susi kan hidupnya dari penghasilan Limbad," sambungnya.
Melihat peralatan sulapnya dirusak, Limbad marah dan sedih. Kecewa pada perempuan yang sudah memberikan satu anak itu. Dirinya sudah merasa mengalah, namun istrinya terus menyerang.
"Dia (Limbad) agak marah dan sedih. Dia merasa kayak sudah ngalah kok. Kayak diinjak-injak orang, jadi ya nggak selesai-selesai," kata Elza Syarief.
Kini Limbad dan Susi pun tinggal terpisah, karena pesulap dengan ciri khas tidak berbicara di depan umum itu memilih tinggal bersama dengan istri mudanya. Sementara Susi tetap tidak rela, suaminya menikah lagi. Lebih baik bercerai daripada dimadu.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar