”Ini merupakan senjata ampuh dan sering digunakan dalam kerusuhan serta sabotase karena sangat mudah dibuat dan digunakan,” demikian antara lain isi artikel tersebut.
Majalah itu selama puluhan tahun dibaca oleh anak-anak lelaki dan perempuan di Tunisia yang berusia antara 5 dan 15 tahun. Majalah itu tidak memiliki orientasi politik tertentu. Namun, artikel itu sangat menyentak di negara yang sempat rusuh dan memicu gerakan Arab Spring.
Kementerian Wanita dan Keluarga menyatakan, artikel tersebut telah merasuki dan membahayakan pikiran anak-anak dengan kekerasan dan terorisme. Kementerian itu menyatakan akan menyelidiki dan menuntut penerbit serta semua pihak yang terlibat dalam penerbitan edisi tersebut. Sementara itu, hakim akan memutuskan tuduhan apa yang akan dijatuhkan kepada majalah anak-anak itu.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar