.

Menunggak, Listrik di Rumah Bung Karno Terancam Diputus

Kamis, Oktober 11, 2012


Rumah pengasingan presiden pertama RI Soekarno di Bengkulu
Jurnaldunia.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) melayangkan surat peringatan kepada Pemerintah Daerah di Bengkulu karena menunggak membayar listrik beberapa gedung. Salah satunya adalah rumah yang pernah jadi tempat pengasingan presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

"Menunggak beberapa bulan. Kami memberikan surat peringatan karena tunggakannya cukup besar sehingga mengganggu kinerja unit PLN," jelas Bambang Dwiyanto Senior Manager Corporate Communication PLN, Kamis 11 Oktober 2012.

Dia membantah pemberitaan yang menyebutkan PLN hendak memutus aliran listrik ke rumah Bung Karno. "Hanya Pemda diberi surat peringatan untuk menyelesaikan rekeningnya," jelas Bambang.

Melalui surat peringatan itu, PLN berharap Pemda Bengkulu minimal mengurangi tunggakan sehingga tidak terlalu besar.

Soekarno menempati rumah pengasingan tersebut sejak 1938 sampai 1942, melanjutkan pengasingannya dari Ende, Flores. Di provinsi itu lah, Sang Proklamator bertemu dengan Fatmawati, gadis asli Bengkulu yang kemudian menjadi istrinya sekaligus sang penjahit Bendera Sang Saka Merah Putih saat Proklamasi 17 Agustus 1945.

Lokasi rumah pengasingan Bung Karno terletak di Jalan Jeruk yang sekarang berganti nama menjadi Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan

Hubungi Marketing Kami :
  • Email  : info@jurnaldunia.com
  • HP      : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation