Seharusnya, Jokowi mengucapkan tahun 1928, tapi malah menjadi 192008. "Kiranya spirit sumpah pemuda 192008 dapat melanjutkan tugas-tugas pengabdian kepada bangsa dan negara," demikian kata Jokowi di akhir sambutannya.
Meski salah ucap, Jokowi tetap tidak mengoreksi. Mantan wali kota Solo itu tetap melanjutkan pidatonya. Pidato Jokowi ini adalah mewakili Menpora Andi Mallarangeng yang tidak hadir dalam upacara tersebut.
Dalam pidatonya, Jokowi juga mengajak kepada pemuda untuk terus melakukan inovasi dan kreativitas. Pemuda diharapkan juga harus mampu bersaing di percaturan global.
Upacara Sumpah Pemuda ini dihadiri seluruh pegawai Pemprov DKI Jakarta yang bertugas di lingkungan Kompleks Balai Kota, Dinas Tenaga Kerja dan Kota Administrasi Jakarta Pusat.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

1 komentar:
GOBLOK lu ya, topiknya bagus2 tapi iklannya begituan
bisa gw aduin ke Jokowi nih
Posting Komentar