“Ia kemudian muntah dan dijemput ambulans di depan toko,” demikian pernyataan polisi setempat.
Namun nyawa Archbold tak tertolong. Pihak rumah sakit segera melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Kontes ini diselenggarakan oleh sebuah toko hewan Ben Reptil Seigel. Mereka memberi iming-iming hadiah ular piton bagi kontestan yang menghabiskan kecoa dan cacing paling banyak dalam waktu empat menit.
“Berapa banyak kecoa raksasa yang mampu Anda makan untuk ular piton betina? Kalaupun muntah, itu hal biasa,” demikian bunyi iklan toko reptil itu di halaman Facebook-nya.
Toko reptil itu menyampaikan rasa dukanya setelah Archbold tewas. Pihak toko menyatakan baru bertemu dengan korban pada malam kontes. “Ia terlihat sangat menyenangkan dan berada di kerumunan. Kami minta maaf karena tidak mengenalnya lebih dalam.”
Archbold, yang memiliki akun Edward William Barry di Facebook, mengatakan sebelumnya telah mengikuti kontes serupa. “Jadi, saya telah mengikuti kontes makan kecoa, semoga saya beruntung,” dia menulis di akun tersebut pada 5 Oktober lalu.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar