"Waktu dia pertama datang, dia nggak bisa ditanya nama atau apapun. Dia hanya menyebut nama pacarnya itu. Saya tidak ingat nama pacarnya itu siapa," katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (18/10/2012).
Saat itu, informasi yang pihak panti sosial dapatkan hanya identitasnya yang mengaku bernama Novi, asal Medan dan tinggal di sebuah apartemen di Jakarta Pusat. Karena tak bisa diajak berbicara, Asruri pun menginstruksikan salah seorang pegawainya yang juga berasal dari Medan untuk melakukan komunikasi pada Novi.
Kepada pegawai tersebut, Novi pun terbuka dan sempat berkomunikasi. Bahkan, Novi juga memberikan nomor telepon kekasihnya yang dapat dihubungi. Mendapat titik terang mengenai latar belakang Novi, petugas pun meneleponnya. "Dia kasih nomor telepon, katanya itu pacarnya. Tidak lama, pria yang disebut kekasih Novi itu datang ke panti menengok Novi," katanya.
Selang satu malam, panti sosial itu merujuk Novi ke Rumah Sakit Kejiwaan Daerah (RSKD) Duren Sawit untuk diperiksa kejiwaannya lebih lanjut. Saat ingin dibawa dengan ambulans, wanita yang tinggal seorang diri di Jakarta itu menolak. Ia lebih memilih naik mobil kekasihnya yang saat itu turut hadir dalam proses pemindahannya.
Berdasarkan keterangan dari RSKD Duren Sawit kepada panti sosial, wanita yang kerap menjadi model majalah pria dewasa itu sempat menjalani perawatan selama tujuh hari. Setelah itu, Novi pun dijemput oleh beberapa orang, di antaranya kekasihnya dan orang yang mengaku manajernya.
"Katanya mau dibawa ke Grogol. Selanjutnya kami tidak tahu apakah benar atau tidak. Tapi dia sempat kembali lagi ke sini, setelah itu baru dibawa keluarga dan manajernya," kata Asruri.
Novi Amalia adalah pengemudi mobil Honda Jazz warna merah setengah telanjang yang menabrak tujuh orang di jalan Ketapang sampai Olimo, Jakarta Barat, Kamis (11/10/2012). Korban yang mengalami luka di antaranya pedagang kopi sepeda keliling, pedagang siomay, dua polisi, dua pengendara sepeda motor dan penumpang di dalam angkot.
Berdasarkan tes, Novi terbukti menggunakan ekstasi jenis ineks dan di bawah pengaruh minuman keras. Setelah sempat menjalani perawatan kejiwaan di RS Polri Bhayangkara Raden Said Sukamto dan BNN, Novi menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar