Empat anak kembar ini berjenis kelamin perempuan. Sekarang masih dirawat di ruang intensif. Dengan kondisi sehat, sedangkan Neva Cesar sendiri juga kondusinya yang sehat. "Hanya saja saya masih lemah tenaga, karena waktu melahirkan saya diinfus," tutur Neva Cesar.
Pegawai PNS Pukesmas Kecamatan Kedamin Kabupaten Kapuas Hulu ini menceritakan, satu bulan kehamilannya terjadi pendarahan. Setelah bulan kedua konsul ke dokter, dokter menyebut Neva hamil kembar dua. "Nah, sekitar bulan empat, saya konsul lagi. Dokter bilang bisa jadi anak dalam kandungan saya kembar tiga," kata dia.
Setelah itu, bulan kelima, Neva konsul lagi. Lalu doktor bilang lagi kalau anaknya akan kembar empat. "Saya masih ragu apakah betul kembar empat, karena kehamilan saya tidak merasa aneh kalau kembar empat," katanya.
Sekitar enam bulan kehamilan konsul lagi, ternyata betul istrinya Herwandi tersebut. Anaknya dalam kandungan kembar 4 anak. "Baru saya yakin, kalau kehamilan saya memang kembar empat," tuturnya.
Satu minggu mau melahirkan, ternyata dari RS di Putussibau meminta ibu Neva memilih melahirkan di Putussibau atau Pontianak. Karena dengan alasan rumah sakit nya peralatan bayinya masih kurang.
"Setelah mendengar alasan dari rumah sakit, saya memilih untuk melahirkan ke RS Antunios Pontianak," ucapnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 Atau 08990555990 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar